30 August 2015

Manfaat Kopi

(Copas) Sebuah studi  terbaru menunjukkan bahwa senyawa yang ditemukan dalam secangkir kopi di pagi hari dapat membantu mencegah penyakit terkait obesitas. Lebih lanjut lagi, seperti dikutip dari situs realsimple.com, para peneliti di University of Georgia menemukan bahwa asam klorogenat (CGA) dalam senyawa kopi, mampu menurunkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan diabetes kelas 2.
Berikut ini beberapa manfaat berharga menikmati secangkir kopi setiap hari:

Memperbaiki masalah telinga
Mungkin Ladies sudah tahu jika kopi memang banyak manfaatnya. Termasuk di antaranya adalah mencegah tinnitus umum pada kondisi pendengaran, seperti telinga berdengung atau suara menderu di telinga. 

Menurunkan berat badan
Kandungan kafein dalam kopi dapat mengikat lemak untuk mengurangi jumlah kalori yang berlebihan. Tentu saja, kamu juga perlu menyeimbangkan gaya hidup sehat dengan berolahraga dan makan sayur atau buah-buahan. 

Meningkatkan energi
Tidak saja kandungan kopi yang bermanfaat, tetapi aromanya pun bisa meningkatkan suasana hati sekaligus menambah semangat untuk memulai hari. Aroma kopi yang harum dan menenangkan sering dijadikan sebagai aroma terapi untuk memulihkan kondisi tubuh agar kembali rileks dan santai.

Jadi, silakan nikmati minuman kopi di pagi hari, selain tetap berolahraga secara teratur dan makan makanan sehat yang bergizi. Markipi brow�~o) (y) \=D/

27 August 2015

Pengaruh Rokok pada Kecerdasan

KECERDASAN "TUKANG UDUD"

Pada suatu hari seorang wanita aktivis anti tembakau sowan ke ndalem Gus Mus. Bermaksud meminta fatwa tentang bahaya rokok.“Iya, rokok memang berbahaya. Saya setuju sekali sama sampeyan, Mbak,” kata Gus Mus mantap. Wajah aktivis LSM anti tembakau yang bertamu siang itu pun langsung berbinar.

“Begini...” lanjut beliau. “Merokok itu nggak bisa dilakukan sambil terburu-buru. Anda bisa makan, minum, mandi, bepergian, bahkan bekerja dengan cepat dan tergesa. Tapi tidak untuk merokok. Merokok mesti dilakukan seperti... hmmm... gerakan-gerakan shalat. Harus tuma’ninah istilahnya, Mbak. Sedot, tenang, pengendapan sesaat... baru nyebul. Isep lagi, tenang dan pengendapan lagi...sebul lagi. Begitu terus-menerus. Lihat, ngudud sama sekali bukan aktivitas yang cocok untuk orang yang gegabah dan grusa-grusu…”

“Lho, maaf, katanya bahaya, Gus? Kok malah nggak bahas bahayanya?” Si aktivis tampak tidak sabar.

“Sebentar..,” sambil tersenyum bijak Gus Mus memberi kode tangan, agar si aktivis diam dulu. “Untuk menghabiskan satu batang rokok, rata-rata dibutuhkan 20-25 kali hisapan. Kalau seorang perokok ngudud 10 batang saja setiap hari, artinya minimal ada 200-250 kali saat jeda tuma’ninah per harinya. Dua ratus kali setiap hari, Mbak! Nah... bayangkan saja jika ia menempuh hidup seperti itu belasan atau bahkan puluhan tahun. Apakah sampeyan yakin yang demikian itu tidak turut membentuk bangunan bawah sadar dan karakter pribadinya?”

“Bahayanya, Gus ! Pliss, bahayanya…”

“Jadi, ya nggak usah gampang heran kalau banyak pemikir muncul dari kalangan perokok. Sebab perokok itu bukan semacam speedboat yang melesat cepat di permukaan, melainkan lebih dekat dengan sifat kapal selam. Ia bergerak pelan namun pasti di kedalaman. Makhluk-makhluk kapal selam itu terbiasa tenang, jernih mencermati setiap hal, sekaligus punya daya imajinasi tinggi.

Maka kita tahu ada Einstein, misalnya. Pastilah ia menemukan Teori Relativitas, serta teori bahwa semesta berbentuk melengkung, saat ia leyeh-leyeh sambil kebal-kebul dengan pipa cangklongnya.

Ada juga Sartre, Albert Camus, Derrida, Sigmund Freud, yang semuanya menempa ngelmu tuma’ninah-nya lewat asap tembakau. Contoh lain? Ada Sukarno, Che Guevara, Winston Churcill, hingga John F. Kennedy.
Atau para sastrawan-pemikir, mulai Rudyard Kipling, Hemingway, Mark Twain, Pablo Neruda, Chairil Anwar, Pramoedya Ananta Toer, yang kesemuanya mereka pun menjalani metode yang sama. Jadi bisa kita simpulkan bahwa...”

“Stop ! Stop ! Please, Gus. Please ! I said : ba-ha-ya ! Please explain the ba-ha-ya !!!”

“Hehe, iya-iya, Mbak... Maaf, saya tegaskan bahwa rokok memang berbahaya.”

Gus Mus menghela nafas sesaat. “Sebab... yang paling berbahaya dari seorang manusia bukanlah paru-paru atau jantungnya, melainkan pikiran-pikirannya.”
Sumber: Share Facebook

Dialog Ayah dan Anak

DIALOG IMAJINATIF TAPI SANGAT INSPIRATIF:
.
Anak : "Ayah, Ayah temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang, maksudnya supaya nyamuk itu tidak akan menggigit anaknya. Apakah Ayah akan melakukan hal yang sama?"
.
Ayah: "Tidak, Nak...tetapi ayah akan mengusir nyamuk sepanjang malam supaya tidak menggigit siapapun!"
.
Anak: "Oya Ayah, aku pernah membaca cerita tentang seorang Ayah yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan sampai kenyang. Apakah Ayah akan melakukan hal yang sama?"
.
Ayah: "Tidak, Nak.. Ayah akan bekerja sekuat tenaga supaya kita semua bisa makan dengan kenyang dan kamu tidak harus sulit menelan makanan karena merasa tidak tega melihat Ayahmu sedang menahan lapar!"
.
Sang Anakpun tersenyum bangga mendengar apa yang dikatakan Ayahnya...
.
Anak: "Kalau begitu, aku boleh selalu menyandarkan diriku kepada Ayah, ya?"
Sambil memeluk sang anak....
.
Ayah:"Tidak, Nak...Ayah akan mengajarimu berdiri kokoh di atas kakimu sendiri, supaya engkau tidak harus jatuh tersungkur ketika suatu saat Ayah harus pergi meninggalkanmu"
.
Ayah yang bijak bukan hanya berhasil menjadikan dirinya tempat bersandar, tetapi juga berhasil bisa membuat sandaran itu tidak diperlukan...
.
(Ditulis oleh Prof. Joni Hermana, baru saja terpilih sbg Rektor ITS).

26 August 2015

Tenggelamnya Kapal Pesiar

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami istri berlari menuju skoci untuk menyelamatkan diri. Sampai di sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum skoci menjauh dan kapal itu benar-benar menenggelamkannya.
Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “Menurut kalian, apa yang istri itu teriakkan?”
Sebagian besar murid-murid itu menjawab, 
“Aku benci kamu!” 
“Kamu tau aku buta!!” 
“Kamu egois!” 
“Nggak tau malu!”
Tapi guru itu kemudian menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam saja itu menjawab. Kata si murid, “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak, ‘Tolong jaga anak kita baik-baik’”.
Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?”
Murid itu menggeleng. “Belum. Tapi itu yang dikatakan oleh mama saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis.”
Guru itu menatap seluruh kelas dan berkata, “Jawaban ini benar.”
Kapal itu kemudian benar-benar tenggelam dan sang suami membawa pulang anak mereka sendirian.
Bertahun-tahun kemudian setelah sang suami meninggal, anak itu menemukan buku harian ayahnya. Di sana dia menemukan kenyataan bahwa, saat orangtuanya naik kapal pesiar itu, mereka sudah mengetahui bahwa sang ibu menderita penyakit kronis dan akan segera meninggal. Karena itulah, di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu-satunya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menulis di buku harian itu, “Betapa aku berharap untuk mati di bawah laut bersama denganmu. Tapi demi anak kita, aku harus membiarkan kamu tenggelam sendirian untuk selamanya di bawah sana.”
Cerita itu selesai. Dan seluruh kelas pun terdiam.
Guru itu tahu bahwa murid-murid sekarang mengerti moral dari cerita tersebut, bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita sering pikirkan. Ada berbagai macam komplikasi dan alasan di baliknya yang kadang sulit dimengerti.
Karena itulah kita seharusnya jangan pernah melihat hanya di luar dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tahu apa-apa.
Mereka yang sering membayar untuk orang lain, mungkin bukan berarti mereka kaya, tapi karena mereka menghargai hubungan daripada uang.
Mereka yang bekerja tanpa ada yang menyuruh, mungkin bukan karena mereka bodoh, tapi karena mereka menghargai konsep tanggung jawab.
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, mungkin bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka menghargai orang lain.
Mereka yang mengulurkan tangan untuk menolongmu, mungkin bukan karena mereka merasa berhutang, tapi karena menganggap kamu adalah sahabat.
Mereka yang sering mengontakmu, mungkin bukan karena mereka tidak punya kesibukan, tapi karena kamu ada di dalam hatinya. 
Mereka yang sering menyanjungmu setinggi langit, mungkin bukan karena engkau pahlawan, tapi mungkin karena mereka memaafkan keburukanmu. 
Mereka yang selalu menghinamu dan menghakimimu, mungkin bukan karena mereka membencimu, tapi karena mereka ingin menguji ketulusan cintamu.

Sumber : https://facebook.com/story.php?story_fbid=984933284852490&id=100000074827960

Komunikasi yang Kurang Nyambung

Contoh-contoh Komunikasi yang Kurang Nyambung:

1. Dok, tolong selametin anak saya! || Tenang dulu bu! Anak ibu kenapa? || Anak saya ulang tahun dok! Selametin ya…

2. Rapi amat lo Dul, mau kemana? ||           Nonton konser Mak! || Dimana? ||        Di Youtube || Oh, baek baek yak Dul    ||     Iye mak

3. Bang, bakso dong ||   Boleh   || Sambelnya banyakin dikit ||   Mau lu apa sih,   banyak ape sedikit  gitu aja  ngomong nya  biar jelas  guaa  ?

4. Bang, nasi goreng satu || Pedes apa ga?    || Mana gue tau  ? Kan belum juga di goreng nasi nya  apa  lagi  nyicipin

5. Bang bubur 1  ya || Pakai kacang? ||  ya Pakee.. || Dikasih ayam   nga  ? ||     lah  Kalau dikasih ayam gue makan apa?

6. Saya mau ngelamar kerja,   ini poto copy ijazah saya ||    Kok poto copy?!?     aslinya mana…???||  Asli  Tegal…!!

7. Bang maaf, disini ruangan ber-AC, jadi nggak boleh ngerokok. || Oh maaf pak, lupa matiin AC-nya…!!! (Ambil remote)

8. Bang, kok mie ayamnya gak ada ayamnya?!   ||    Lah, lu kalau beli lem tikus emang ada tikusnya?! || Gerrrrrrr

9. Mbak minta es teh || Manis gak? || Gak usah manis-manis, yang penting setia dan mau menerima saya apa adanya *eaaaaaaa

10. Guru: Ayo anak-anak coba sebutkan ciri-ciri gunung aktif || Murid: miscall aja bu, kalo nyambung berarti aktif

11. Dek sekolah di mana?, kok bajunya kotak-kotak hitam putih gitu? || Sekolah TK || TK mana? || TK teki silang

12. Abang bakso, gerobaknya rusak ya? || Enggak koq.. || Lah… Koq didorong??

Sumber: BC whatsapp.

18 August 2015

Ebook Sekolah Gratis

Mohon bisa dishare....
Sekarang siswa SD, SMP Dan SMU bisa download buku sekolah elektronik yg disediakan Kemendikbud. Silakan buka: http://bse.kemdikbud.go.id
Total Ada 1331 buku terdiri atas :
502 buku SD,
238 buku SMP,
338 buku SMU,
222 buku SMK
Dan 2 buku bahasa.

Semoga bermanfaat.

17 August 2015

Kumpulan Kata Mutiara Gus Mus

KATA-KATA MUTIARA GUS MUS
1.Kebenaran kita berkemungkinan salah, kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Hanya kebenaran Tuhan yang benar-benar benar.
2.Jangan banyak mencari banyak, carilah berkah. Banyak bisa didapat dengan hanya meminta. Tapi memberi akan mendatangkan berkah.
3.Tidak ada alasan untuk tak bersedekah kepada sesama. Karena sedekah tidak harus berupa harta. Bisa berupa ilmu, tenaga, bahkan senyum.
4.Apa yang kita makan, habis. Apa yang kita simpan, belum tentu kita nikmati. Apa yang kita infakkan justru menjadi rizki yang paling kita perlukan kelak.
5.Abadikan kebaikanmu dengan melupakannya.
6.Tawakkal mengiringi upaya. Doa menyertai usaha.
7.“Berkata baik atau diam” adalah pesan Nabi yang sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan.
8.Janganlah setan terang-terangan engkau laknati dan diam-diam engkau ikuti.
9.Mau mencari aib orang? Mulailah dari dirimu!
10.Hati yang bersih dan pikiran yang jernih adalah sesuatu anugerah yang sungguh istimewa. Berbahagialah mereka yang mendapatkannya.
11.Meski sudah tahu bahwa memakai kaca mata hitam pekat membuat dunia terlihat gelap, tetap saja banyak yang tak mau melepaskannya.
12.Awalilah usahamu dengan menyebut nama Tuhanmu dan sempurnakanlah dengan berdoa kepadaNya.
13.Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus.
14.Ada pertanyaan yang ‘tidak bertanya’; maka ada jawaban yang ‘tidak menjawab’. Begitu.
15.Sambutlah pagi dengan menyalami mentari, menyapa burung-burung, menyenyumi bunga-bunga, atau mendoakan kekasih. Jangan awali harimu dengan melaknati langit!
16.Kalau Anda boleh meyakini pendapatmu, mengapa orang lain tidak boleh?