11 October 2009

Dunia Maya

Siapa yang tidak ingin memiliki situs pribadi yang penuh dengan animasi flash mengagumkan? Tetapi boro-boro menggunakan flash, menguasai HTML saja sudah sangat menyulitkan. Namun kini, Anda tidak perlu lagi menyewa seorang programmer ahli untuk melakukannya.

Wix.com, adalah sebuah situs yang menyediakan engine untuk membangun situs berbasis flash milik Anda sendiri. Di situs ini, Anda dapat menggunakan 1 dari 100 template flash yang sudah ada, atau bahkan membuat sendiri template yang sesuai dengan selera Anda.


Selain untuk personal, Anda juga dapat menggunakan Wix.com untuk membangun situs perusahaan, memodifikasi halaman Myspace Anda yang sudah ada, sampai membuat portofolio berbasis flash untuk hasil karya seni ataupun profil band. Merasa situs hasil buatan Anda masih juga kurang menawan? Konsultasikan dengan desainer pro dari Wix yang siap membantu memberikan sentuhan pada situs Anda. Jadi, jika Anda gatal ingin memiliki situs yang tampil penuh gaya, kunjungi Wix.com sekarang.

08 October 2009

Kelebihan dan Kekurangan Windows 7 (Versi Beta)

Windows telah mengeluarkan salah satu produk yang bisa dibilang spesial karena mempunyai target yang tinggi,yaitu menjadi sistem operasi yang paling diandalkan microsoft di pasaran untuk tahun tahun ke depan.Produk ini diberi nama windows 7.Dengan jangka waktu peluncuran yang tidak begitu jauh dengan windows vista,microsoft berani mengambil resiko.

Tentunya sebelum memakai sistem operasi ini,anda harus tahu plus minus dari sistem operasi ini sehingga tidak terjadi kesulitan di kemudian hari.
Kelebihan dari windows 7(versi beta) antara lain :1. proses boot/shut down lebih cepat
2. konsumsi daya CPU, hard disk (HD) dan memori yang dibutuhkan system service lebih sedikit
3. Mengoptimisasi prefetching baik untuk HD maupun SSD
4. Tampilan Lebih bagus terutama dari segi 3 demensinya yang menonjol
5. Fitur sekurity yang benar-benar ketat.
6. Sistem file yang lebih mendetail dan teratur meskipun masih tampak asing.
7. Tanpa harus menginstall driver jika hardware tsb sudah dikenali oleh windows,alias bebas instal driver dll.
8. Sudah upgrade ke Direct X 11

Kelemahan / Kekurangan :
1. Beberapa aplikasi belum bisa beroperasi di Windows 7
2. Bug pada Windows Player 12
3. Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di Windows 7
4. Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di Vista, juga dipasang di Windows 7

Namun karena yang muncul sekarang masih merupakan versi uji coba, sehingga masih terdapat banyak kekurangan. ”Tampilannya mendekati Windows Vista dan terlihat lebih hidup. Tetapi untuk secara keseluruhan memang belum bisa dinilai, karena versi finalnya belum keluar.

05 October 2009

Instalasi Windows XP Melalui USB

Jakarta - Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk "merampingkan" produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.





Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.
Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do'a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba...!
 

04 October 2009

Jenis - Jenis Hardisk

Hardisk bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau cukup hardisk saja, adalah media yang digunakan untuk menyimpan file sistem dan data dalam komputer. Hardisk terdiri atas tiga bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head untuk membaca data. piringan tersebut digunakan untuk menyimpan data, sedangkan bagian makanis bertugas untuk piringan tersebut.
Jenis Hardisk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. misalnya berdasarkan jenis interfacenya, tingkat kecepatan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.
Jenis interface yang terdapat dalam hardisk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan fiber channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya Hardisk SCSI memiliki kecepatan transfer lebih kurang 5 MHz, artinya mampu mentransfer data hingga 5Mb per detik.
di antara sekian banyak jenis interface, hanya 3 jenis hardisk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA dan SCSI. Hardisk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer apple macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hardisk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis sata.